Kabupaten Lahat Sabet Juara IKD, Unggul Dalam Percepatan Penyelesaian Disparitas Data ASN

Palembang - Humas Kanreg, 26 November 2025 - Kantor Regional (Kanreg) VII BKN Palembang memberikan apresiasi tertinggi kepada tiga instansi daerah atas kinerja terbaik dalam penyelesaian disparitas data ASN dan Indeks Kualitas Data (IKD) periode November 2025.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Kanreg VII BKN Palembang, Heni Sri Wahyuni, dalam rangkaian _Forum Grup Discussion_ (FGD) Percepatan Penyelesaian Disparitas Data yang diselenggarakan pada 26-27 November 2025.
Dalam kategori kinerja penyelesaian disparitas terbaik, Kabupaten Lahat berhasil menempati posisi puncak, diikuti oleh Kabupaten Ogan Ilir dan Kota Sungai Penuh. Daftar lengkap penerima penghargaan adalah:
- Peringkat 1: Kabupaten Lahat
- Peringkat 2: Kabupaten Ogan Ilir
- Peringkat 3: Kota Sungai Penuh
Keberhasilan Kabupaten Lahat dalam meraih Peringkat 1 IKD dinilai sangat signifikan, mengingat wilayah kerja Kanreg VII BKN Palembang masih memiliki 57.882 kasus disparitas data yang belum terselesaikan dari total 105.929 kasus.
Dalam sesi kesimpulan, metode percepatan penyelesaian disparitas yang diterapkan oleh Kabupaten Lahat dinilai efektif dan direkomendasikan secara resmi oleh BKN untuk ditiru (best practice) oleh instansi daerah lainnya. Strategi utama yang didorong adalah melakukan clustering permasalahan dan memprioritaskan penyelesaian kasus "Belum SKP" (Sasaran Kinerja Pegawai) karena merupakan jumlah terbesar.
Pranata Komputer Madya Direktorat PDPIN (Pengembangan Data Pegawai dan Informasi) BKN, Helmi Wardhani menekankan bahwa kualitas data bukan sekadar angka, melainkan pondasi utama untuk sistem kepegawaian modern.
"Kualitas data menentukan keberhasilan Merit System dan implementasi Manajemen Talenta. Instansi dengan kualitas data yang baik akan lebih mudah dalam proses promosi/rotasi jabatan. Tahun 2026, seluruh instansi wajib memiliki SK Manajemen Talenta", tambah helmi.
Dalam sambutannya, Kepala Kanreg VII BKN Palembang, Heni Sri Wahyuni, menggarisbawahi pentingnya penghargaan ini sebagai pemicu action.
“Semua strategi yang bagus dan cepat dapat digunakan, meskipun caranya berbeda, yang penting ada action. Jumlah disparitas data yang besar tidak bisa disepelekan", tegas Heni.
Melalui apresiasi ini, diharapkan terjadi dorongan kolektif bagi seluruh instansi di wilayah Kanreg VII BKN untuk meningkatkan kualitas data ASN, yang merupakan tanggung jawab kolaboratif antara BKN Pusat, Kantor Regional, dan Pemerintah Daerah. (sty)
