Kepala Kantor Regional VII Menghadiri FGD Hasil Evaluasi Pembinaan Manajemen Kinerja

Bali-Rabu, 25/11/2020, Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang, Drs. Margi Prayitno. MAP, menghadiri focus group discussion mengenai hasil evaluasi pembinaan manajemen kinerja di Ballroom The Anvaya, Bali yang diadakan oleh Direktorat Kinerja ASN Badan Kepegawaian Negara, serta diikuti oleh 36 instansi pusat dan daerah yang sudah ditetapkan sebagai instansi piloting e-Kinerja tahun 2020.

 

Pembukaan kegiatan FGD ini dibuka secara resmi melalui daring oleh Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara RI, Supranawa Yusuf, SH, MPA. Kegiatan diawali dengan dengan sambutan oleh Deputi Pembinaan Manajemen Kepegawaian, Drs. Haryomo Dwi Putranto, M.Hum dan Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Drs. Paulus Dwi Laksono Haryono selaku tuan rumah.

Tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dari FGD evaluasi pembinaan manajemen kinerja adalah untuk meningkatkan sistem manajemen kepegawaian khususnya manajemen kinerja yang lebih optimal. Di mana program peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparatur belakangan ini sudah menjadi program prioritas yang menjadi fokus perhatian dari pemerintah. Selanjutnya sesuai dengan undang-undang ASN, pembinaan pegawai didasarkan pada sistem merit yang dalamnya terkandung aspek kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Harapan kedepannya dapat diterapkan secara nasional dan akan terintegrasi ke dalam sistem aplikasi pelayanan kepegawaian (SAPK) sebagai data sentral penilaian kinerja seluruh ASN secara nasional.

Ada 5 instansi yang terpilih sebagai piloting e-Kinerja di wilayah kerja Kantor Regional VII BKN Palembang, yaitu Prov. Sumatera Selatan, Kab. OKU Timur, Kab. Belitung Timur, Kab. Bangka Barat, dan Kota Jambi. Sebagai bentuk apresiasi, Direktur Kinerja ASN BKN, Dr. Achmad Slamet Hidayat, S.Pd, M.Si bersama Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang, Drs. Margi Prayitno. MAP memberikan plakat kepada instansi yang terpilih.

 

Instansi yang menjadi pilot project, diharapkan bisa jadi role model bagi instansi di sekitarnya. Permasalahan yang selama ini dijumpai di lapangan, bisa diberikan solusi dan dibuatkan kebijakan yang terbaik.(Humas K7)